Sekarang kita sudah masuk di penghujung week pertama.
Di penghujung week ini Kita akan membahas tentang case study.
Jadi case study yang akan saya gunakan di sini adalah bagaimana kita membuat
e-learning platform? Jadi Saya di sini akan berakting sebagai seorang solution arsitek.
Jadi kebutuhan apa saja yang ada untuk pengembangan e-learning platform ini akan saya coba jelaskan.
Nah yang pertama, yang pertama itu pasti login atau registration ini pasti dibutuhkan
untuk webiste e-learning ini di dalamnya nanti itu akan ada manajemen registrasi,
manajemen user baik itu create, read, update ataupun diklat informasi user.
Terus ada profile page, profile page ini adalah informasi tentang user
misal user nya udah berapa mengambil sertifikat, user nya sudah berapa mengambil kursus,
dia sosial medianya apa dan ini bisa dimasukkan ke profil page ini.
Yang berikutnya adalah modul course. Modul kursus ini itu berisi tentang
the hole sistem yang mengatur kursus-kursus yang ada di dalam e-learning platform kita.
Baik itu upload kursus, manajemen kursus itu ada semua di modul kursus.
Terus di dalam modul-modul kursus ini biasanya ada lecturer
terus lecturer ini itu tugasnya adalah konten-konten yang ada di dalam kursus tersebut
atau biasanya kalau di IndonesiaX itu konten-kontennya disebut sebagai week 1 section nya apa,
week 2 section nya apa, week 3 section nya apa seperti itu.
Nah di dalam itu kita bisa masukkan per section nya itu satu video ataupun satu konten.
Itu tergantung user nya yang manage kursus tersebut.
Nah di akhir week itu biasanya ada exam, exercise atau biar bisa kita bilang tes aja lah gitu.
Jadi biasanya di mooc atau e-learning itu ada exam atau tes ini.
Nah ini bisa kita masukin modul untuk cek level under level of understanding dari setiap user.
Terus itu dari sisi frontend nya kalau dari back layer nya itu tentu ada
instruktur studio nah atau ya kita sebut aja teacher admin biar lebih enak
teacher admin karna ini e-learning terus ada lagi app admin. Nah di teacher admin ini
adalah konten manajemen yang digunakan untuk mengelola kursus-kursus yang ada,
mengelola konten-konten baik itu dari konten kursus per section ataupun konten-konten exam nya,
tes dan lain sebagainya. Mengatur grading dan beberapa unsur-unsur yang ada di dalam sebuah kursus.
Untuk app admin, app admin ini digunakan untuk mengatur keseluruhan sistem
dimulai dari sistem itu ingin memiliki kategori apa saja
ingin memiliki banner di halaman depannya apa saja
itu di manage itu di app admin bisa juga untuk manajemen-manajemen user.
Nah biasanya di yang pertama yang di login dan registrasi.
Login dan registrasi itu kebutuhannya enggak jauh beda detail-detail informasi-informasi umum dari user nya.
Terus untuk di halaman informasi kursus itu biasanya item-item yang ada itu biasanya kalau di e-learning itu ada video.
Video introduction, ada image tentang instrukturnya nanti ada paragraf
seorang solution arsitektur tuh harus benar-benar mengerti
apa elemen-elemen apa saja yang ada di dalam sistem yang dikembangkan.
Nah selain itu ketika semuanya udah dibikin nanti seorang solution arsitek tersebut
bisa mengatur the hole desainnya baik itu high level design atau low level design nya.
Nanti akan bebas mengaturnya, menganalisa sesuai kebutuhan-kebutuhan user
baru nanti development nya akan berjalan dengan lancar nah untuk praktis coding nya
nanti kita akan menggunakan phyton dan kita akan fokus pembahasan tersebut di week ke 4 dan week ke 5.
Sekarang kita sudah menyelesaikan week pertama terima kasih sampai jumpa di week berikutnya.